Google
 

14 Oktober 2008

Re: [Dokter Umum] Bagaimana biar gak bedah sesar lagi?

selamat siang Firman,

selamat atas kehamilan anak kedua yaa,,..

saya hanya berbagi pengalaman saja, saat memasuki usia kandungan 4
bulan, saya banyak mengkonsumsi buah, sayur, dan sesekali mengkonsumsi
kelapa hijau. untuk nasi, saya makan secukupnya saja dan saya perbanyak
jalan kaki setiap pagi dan sore hari.

tidak semua perempuan hamil harus menjalani diet. makanlah seperti
biasa, tapi sebaiknya tidak perbanyak karbohidrat dan kurangi konsumsi
yang manis2x, tapi klo manis alami dari buah2x an sih no problem
dehh,,..
saya tidak menjalani diet dan setiap konsultasi dengan dokter kandungan,
saya selalu menanyakan berat si jabang baby, apakah cukup, kurang, atau
sudah berlebihan.

sekian dari saya, semoga istri Anda dapat menjalani proses persalinan
dengan normal yaa,,..


cheers,
irma

On Mon, 2008-10-13 at 20:18 +0700, Henny Meka wrote:
> Sewaktu ibu kami hamil kami,anak2nya, supaya bayi tidak terlalu
> besar,dokter menganjurkn diet dgn mengurangi makan nasi, menggantikn
> nasi dgn roti tawar, krn roti tawar karbohidrat nya lbh sedikit
> dibanding nasi n roti mngandung ragi utk mengembangkn roti, shg
> memberi rasa kenyang. Semoga membantu.
> Salam,
> Hn MJ.
>
> On 10/13/08, Firman Juliansyah <firmanjul@yahoo.com> wrote:
> > Anak pertama kami lahir melalui bedah sesar di kab.
> > Cianjur. Saat kehamilan putra pertama itu, kami sering
> > kontrol kepada bidan dan dokter spesialis, sering juga
> > periksa USG. Namun tidak ada yang memberi sinyal
> > perlunya treatmen khusus untuk kelahiran putra pertama
> > kami.
> >
> > Menjelang kelahiran, saat mulai kontraksi, kami
> > kembali mengunjungi bidan. setelah kontraksi
> > berlangsung hampir dua hari, bahkan sampai bukaan
> > ke-10, putra kami belum juga brojol. ketuban juga gak
> > pecah-pecah. Tenaga si ibu sudah lemah.
> >
> > Akhirnya sang bidan menyerah dan menyarankan kmi ke
> > seorang dokter spesialis anak. di sana, langsung
> > diupayakan tindakan vakum (kepala bayi ditarik dengan
> > semacam sedotan besar). setelah dua kali gagal, sang
> > dokter pun memberikan pilihan terakhir berupa bedah
> > sesar.
> >
> > Menurut dugaan beberapa orang, ada kemungkinan jalan
> > lahir si ibu lebih kecil daripada kepala si bayi.
> > sebenarnya asaya menyayangkan kenapa para bidan dan
> > dokter spesialis tidak memperingatkan kami jauh-jauh
> > hari, sehingga mungkin, si ibu bisa melakukan diet
> > tertentu.
> >
> > Saat ini kami tinggal di Bandung. Dengan pertimbangan
> > penghematan biaya, kami sangat ingin agar kelahiran
> > anak kedua kami bisa berlangsung normal. saat ini usia
> > kehamilah telah mencapai empat bulan. kami mohon saran
> > dan masukan agar kelahiran anak kami yang kedua dan
> > selanjutnya dapat berlangsung normal. kami sedang
> > merencanakan diet nutrisi si ibu agar si janin tidak
> > terlalu besar. adakah cara lain yang dapat kami
> > tempuh?
> >
> >
> >
> > Terimakasih
> >
> > Firman Juliansyah
> >
> >
> >
> >
>
> --
> Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com
>
>
>
>

------------------------------------

[ Forum Kesehatan : http://www.medisiana.com ]Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:dokter_umum-digest@yahoogroups.com
mailto:dokter_umum-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dokter_umum-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: