mba sudah saya sebarkan k beberapa milis yg saya ikuti. Thanks atas infony
Pada 15 Oktober 2008 10:38, nevid erlina <neviderlina@yahoo.com> menulis:
>
>
> ------------ --------- --------- --------- -------
> Menelusuri Gusuran Bursa Buku Kwitang
>
> Sebagai pecinta buku bekas (bermutu) saya merasa kehilangan dengan
> digusurnya pedagang buku Kwitang, Senen Jakarta Pusat. Di bekas lokasi
> terpampang spanduk yang menginformasikan pedagang buku kwitang pidah
> ke Bursa Buku Murah di lantai IV Proyek Senen tak jauh dari lokasi
> gusuran. Saya pun menuju ke sana dan menjumpai para pedagang yang
> mulai menggelar buku-buku dan majalah.
>
> Masih banyak yang belum buka mungkin karena ragu karena pengunjung
> masih sepi. Harga buku nampaknya dibanting karena selama masa transisi
> ini para pedagang perlu punya penghasilan untuk menghidupi asap dapur
> di rumah. Pengunjung kebanyakan pelajar dan
> mahasiswa yang mencari buku berharga miring dan buku-buku yang sukar dicari
> di
> toko buku.
>
> Rupanya tidak semua pedagang buku Kwitang pindah ke Proyek senen.
> Sekitar 50 pedagang memilih pindah ke Mall Jakarta City Center (JaCC),
> Jl. Waduk Melati Raya, lantai 3 A belakang Hotel Indonesia. Di Mall
> JaCC ini, buku-buku dan majalah yang ditawarkan juga beraneka ragam
> dan cukup menarik, harganya juga murah. Lokasinya sudah tentu lebih
> nyaman ber AC pula. Mereka boleh berdagang dengan sewa kios yang
> terjangkau yaitu Rp 300.000 untuk dua tahun. Lumayan murah, namun mana
> pembelinya? Sama seperti di Proyek Senen lantai IV, pengunjung masih
> sepi! Tinggallah menginformasikan agar para pencinta buku mengetahui
> lokasi ke dua tempat baru ini.
>
> Di Mall memang telah terpampang spanduk besar Bursa Buku Murah tapi
> pengunjung mall juga tak seberapa, sehingga yang mampir ke lantai 3A
> dapat dihitung dengan jari. Padahal sekitar 50 pedagang menanti
> pembeli. Seperti biasa Pemda DKI rupanya sudah merasa puas jika para
> pedagang buku Kwitang sudah mendapatkan tempat penampungan, soal
> sosialisasi rupanya bukan merupakan kepedulian mereka.
>
> Nah, apakah mereka bisa dapat bertahan dI lokasi baru jika masyarakat
> belum mengetahui keberadaan lokasi baru mereka. Saya khawatir dalam
> satu atau dua bulan lokasi ini akan bubar, bukan karena digusur tapi
> para pedagangnya tak punya daya tahan karena sepinya pengunjung.
> Mampukah mereka bertahan satu bulan tanpa penghasilan, sambil harus
> terus menunggu pembeli? Kita mungkin dapat membantu menginfomasikan
> keberadaan mereka dan para pencinta buku masih dapat memilih buku-buku
> kesukaan mereka dengan harga yang terjangkau.
>
> Samsuridjal Djauzi
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
[ Forum Kesehatan : http://www.medisiana.com ]Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:dokter_umum-digest@yahoogroups.com
mailto:dokter_umum-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dokter_umum-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar